MALANG KOTA – Kehadiran film Darah Biru Arema (DBA) 1 dan DBA 2 tidak saja mampu menumbuhkan industri kreatif film di Malang, tetapi jauh dari itu, film tersebut juga menjadi obat rindu para Aremania di perantuan. Baik yang berada di laur pulau maupun di luar negeri.

Menurut Vicky Arief H, produser film DBA 1 dan 2, hal tersebut bisa dibuktikan dengan tingginya animo Arek Malang di perantuan untuk menonton film DBA 1. Menurut di Kalimantan, saat ada nonton bareng dalam satu titik pernah dipadati sampai 5 ribu penonton. ”Ini luar biasa, kami sangat bangga dengan Aremania di perantauan,” ujarnya saat berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Malang, Senin (19/2).

Bahkan menurut dia, banyak permintaan untuk mengadakan nobar bersama para bintang filmnya di berbagai daerah. Menurut Vicky, Aremania yang berada di luar Malang sangat solid. ”Kalau di Malang mungkin biasa-biasa saja. Tapi ketika di perantuan, mereka seperti saudara, solid sekali luar biasa. Darah Arema telah menyatukan mereka,” ujar dia.

Pewarta: Kholid Amrullah
Penyunting: Kholid Amrullah
Fotografer: Falahi Mubarok