MALANG KOTA – Film Darah Biru Arema (DBA) 2 saat ini sedang proses finalisasi. Rencananya, film yang akan menghidupkan kembali semangat industri perfilman di Malang tersebut akan rilis di bulan Mei 2018. Seperti disebutkan oleh perwakilan dari tim DBA 2 di Radar Malang, mereka sangat optimis untuk menumbuhkan industri kreatif Malang dimulai dari hadirnya DBA 2 ini.

Menurut Vicky Arief H, Produser Film DBA 2 ruang dan tempat di wilayah Malang ini hanya dieksploitasi oleh pegiat industri film di tanah air. Tanpa menggerakkan industri kreatifnya. “Oleh karena itu, kami sepakat untuk berbeda yaitu tumbuh dari bawah mengambil kesempatan kita untuk menantang, berproses belajar untuk membesarkan malang sendiri,” ujarnya saat berkunjung ke Jawa Pos Radar Malang, Senin (19/2).

Dia menyebutkan, semua tim dan pemain DBA 2 ini 80 persen dari Malang, sedangkan 20 persen lainnya menetap dan turut membesarkan Malang. “Mimpi kami, dari kru Malang dapat menghiasi layar perfilman Indonesia, setidaknya ada satu film setiap satu tahun,” jelasnya.

Sementara itu, dalam DBA 2, Vicky mengatakan, Paco tidak menjadi karakter utama, dengan tidak mengubah karakter Paco di DBA I. Hanya saja, tim DBA 2 lebih menonjolkan Aremania tidak hanya sebatas supporter bola tapi juga membicarakan hubungan antar manusia. Lebih tepatnya, persaudaraan Aremania yang sangat lekat ketika mereka berada di luar Malang. “Orang akan merasa kangen jika keluar dari Malang, karena Aremania adalah persaudaraan,” tandasnya.

Vicky menambahkan, film ini akan menjadi media komunikasi untuk menyatukan para supporter. selain itu, DBA 2 ini sengaja tidak memakai artis nasional. Sebab, menurut Vicky artis dalam DBA 2 ini sudah melewati casting yang panjang.

Keseriusan penggarapan DBA 2 juga diungkapkan Vicky dengan mendatangkan peralatan film dari Jakarta dan Yogyakarta hingga 1 ton. Jika dulunya hanya 35 menit, durasi di DBA 2 ini juga lebih banyak sekitar 110 menit. Bahkan, sebelum penggarapan, pihak DBA 2 juga terus menyusuri kondisi di lapangan untuk menghindari adanya dualisme Aremania.

Untuk mengembangkan industri kreatif di Malang, Vicky juga berkomitmen akan mengangkat isu-isu daerah. Bocorannya, ke depan kru film DBA 2 akan menggarap film dengan tema dangdut. Beberapa artis nasional sudah siap digandeng. “Kembali lagi, kami akan memaksimalkan pegiat industri kreatif malang sendiri,” pungkas Vicky.

Pewarta: Binti
Penyunting: Kholid Amrullah
Fotografer: Falahi Mubarok